Jakarta - Nantinya seluruh telepon rumah yang menggunakan kabel, tak hanya bisa dipakai untuk percakapan suara saja, tapi juga percakapan tatap muka video call.
Nah, percakapan berbasis video itu telah diujicoba Telkom di Bali baru-baru ini. Namun, Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah bilang belum akan mengkomersialkan layanan tersebut dalam waktu dekat.
"Nanti telepon rumah bisa video call, kemarin sudah dicoba di Bali. Tapi sekarang perangkatnya belum disediakan," ujarnya di sela ajang INAICTA 2008 yang berlangsung hingga Jumat (8/8/2008).
Meski dari perangkat telepon rumah Telkom belum menyediakan, namun dari sisi infrastruktur jaringan, menurut Rinaldi, upaya itu telah digelar melalui pembangunan jaringan layanan yang disebut Next Generation Network (NGN).
Pembangunan jaringan yang digelar mulai tahun lalu itu memakan investasi US$ 800 juta. Investasi tersebut antara lain untuk pembangunan backbone, metro ethernet, softswitch, aggregator, dan akses untuk layanan broadband Speedy.
"Tahun ini kami menambah lagi investasi untuk NGN sebesar Rp 2 triliun," pungkas Chief Information Officer Telkom, Indra Utoyo. ( rou / dwn )
detikcom